Hukum & Kriminal

Warga Rahandouna Kendari Geger, Mayat Anak Laki-laki Ditemukan dalam Kondisi Membusuk

111
×

Warga Rahandouna Kendari Geger, Mayat Anak Laki-laki Ditemukan dalam Kondisi Membusuk

Sebarkan artikel ini
Warga Kambu digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 06.30 WITA.

RADAR KENDARI — Warga Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 06.30 WITA.

Mayat tersebut ditemukan warga di sekitar saluran air dalam kondisi telah mengalami pembusukan. Berdasarkan keterangan awal Tim Inafis, korban diperkirakan telah meninggal dunia selama beberapa hari sebelum ditemukan.

Dari ciri pakaian yang dikenakan, korban menggunakan kaus berwarna hijau dan celana berwarna hijau. Sementara mengenai usia korban, informasi awal menyebutkan korban diduga masih berusia anak-anak, namun hal tersebut masih menunggu hasil identifikasi resmi.

Petugas kepolisian bersama Tim Inafis yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan.

Hingga kini, penyebab kematian korban belum diketahui. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Polres Kendari bersama Polsek Poasia.

Petugas Polsek Poasia, Jasmin, mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, silakan datang ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk membantu proses identifikasi,” ujar Jasmin.

Sementara itu, Tim Inafis masih melakukan proses identifikasi terhadap jenazah guna memastikan identitas korban.

Polisi belum menyimpulkan apakah kematian korban disebabkan kecelakaan, tindak pidana, atau faktor lainnya. Kepastian mengenai identitas, usia, waktu dan penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan serta penyelidikan lebih lanjut.

Masyarakat yang memiliki informasi mengenai orang hilang dengan ciri-ciri tersebut diharapkan segera menghubungi pihak kepolisian atau mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.

Laporan : Asrul Rahmani
Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *