BERITA INDONESIA – Fakultas Teknik melaksanakan melakukan penguatan kepada masyarakat Fakultas Teknik (FT) Universitas Halu Oleo (UHO) mengambil langkah konkret.
Langkah konkret dilakukan di antaranya melalui implementasi program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) setiap tahun.

Tim dosen pendamping tersebut dipimpin oleh Dr.Ir. Ishak Kadir, S.T.,M.T. Sementara anggotanya yakni Annas Ma’ruf, S.T., M.T, Hapsa Rianty, ST., M.Si, Arief Saleh Sjamsu, ST., MT, Santi, ST., MT dan Wisdha Ahdiyani, S.T., M.Sc. dilakukan di Desa Mekar, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe dengan tema Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Optimalisasi Penghawaan Alami Dalam Mewujudkan Hunian Sehat Dan Nyaman.
Menurut Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Dr.Ir. Ishak Kadir, S.T.,M.T. di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe menyampaikan program ini berfokus pada peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalammenata hunian dengan memperhatikan aspek kesehatan lingkungan, sirkulasi udara dan kenyamanan ruang.
Menurutnya, Masyarakat pesisir menghadapi kondisi lingkungan yang khas, sepeti suhu udara yang relative tinggi, kelembapan, paparanangin laut, dan kepadatan bangunan. Kondisi tersebut membutuhkan penataan rumah dan penghawaan yang tepat agar udara mengalir secara optimal.

“Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya penghawaan alami dalam menciptakan rumah yang sehat dan nyaman. Sirkulasi udara yang baik dapat membantu mengurangi panas, kelembapan, bau, serta risiko gangguan kesehatan akibat kualitas udara di dalam rumah yang kurang baik,” ujarnyadi Balai Desa Jumat, 17 Juli 2026.
Kegiatan pemberdayaan dilaksanakan melalui sosialisasi, observasi kondisi hunian, diskusi bersama masyarakat, serta pendampingan dalam mengidentifikasi rumah yang perlu dilakukan penataan penghawaan alaminya.
Tim PKM juga memberikan edukasi mengenai penempatan jendela, ventilasi silang, lubang angin, pintu, teras, dan bukaan bangunan yang sesuai dengan arah pergerakan angin.
Ventilasi silang menjadi salah satu konsep utama yang diperkenalkan kepada masyarakat. Konsep ini dilakukan dengan menyediakan bukaan pada dua sisi bangunan yang berbeda agar udara dapat masuk dan keluar secara berkelanjutan.
Penerapan ventilasi silang dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kipas angin atau pendingin ruangan.
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) turutmemberikan contoh rancangan sederhana penataan bukaan rumah yang dapat diterapkan dengan biaya terjangkau. Rancangan tersebut disesuaikan dengan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan karakteristik bangunan masyarakat pesisir di Desa Mekar.
Pelaksanaan kegiatan mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengikuti sosialisasi dan diskusi secara aktif serta menyampaikan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kondisi rumah, suhu ruangan, kelembapan, dan keterbatasan ventilasi.
Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas permukiman pesisir secara partisipatif dan berkelanjutan.
Ketua kelompok kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berharap program optimalisasi penghawaan alami dapat terus diterapkan oleh masyarakat setelah kegiatan ini berakhir.
Pemerintah desa dan masyarakat juga diharapkan dapat menjadikan prinsip hunian sehat sebagai salah satu pertimbangan dalam pembangunan maupun renovasi rumah.
Program pemberdayaan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat Desa Mekar mengenai pentingnya kualitas udara di dalam hunian.
Dengan penghawaan alami yang optimal, masyarakat pesisir dapat memiliki lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat, nyaman, hemat energi, dan sesuai dengan kondisi iklim setempat.
Laporan : Tim PKM Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO)
Editor : Agus Setiawan












