Daerah

Ditemukan Selamat, Nenek 68 Tahun yang Hilang di Hutan Wasuamba Buton Akhirnya Dievakuasi Tim SAR

412
×

Ditemukan Selamat, Nenek 68 Tahun yang Hilang di Hutan Wasuamba Buton Akhirnya Dievakuasi Tim SAR

Sebarkan artikel ini
Tim Basarnas Kendari mengevakuasi seorang nenek yang sempat hilang di Hutan Wasuamba Buton.

BERITA INDONESIA – Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Wa Sani (68), warga Desa Wasuamba, Kecamatan Lasalimu Pantai, Kabupaten Buton, yang dilaporkan hilang di kebun sejak Senin lalu.

Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu (21/1/2026) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin mengonfirmasi bahwa korban ditemukan sekitar pukul 09.55 WITA.

Posisi penemuan berada sekitar 738 meter ke arah tenggara dari lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position).

“Korban ditemukan dalam keadaan selamat. Tim langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Lasalimu untuk mendapatkan penanganan medis sebelum diserahterimakan kepada pihak keluarga,” ujar Amiruddin dalam keterangan resminya.

Peristiwa ini bermula pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 06.10 WITA saat korban pamit menuju kebun.

Biasanya, Wa Sani sudah kembali ke rumah pada pukul 16.30 WITA. Namun, hingga malam hari korban tak kunjung pulang.

Keluarga dan warga setempat sempat melakukan pencarian mandiri, namun hasilnya nihil hingga akhirnya dilaporkan ke pihak Basarnas.

Diketahui, korban memiliki riwayat kesehatan berupa gangguan penglihatan (rabun) dan penurunan fungsi pendengaran, yang diduga menjadi faktor penyebab korban tersesat di area perkebunan.

Dalam operasi pencarian hari kedua ini, tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai peralatan canggih, termasuk Drone Thermal untuk mendeteksi suhu tubuh melalui udara, serta didukung peralatan medis dan komunikasi lengkap.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya, Staf Ops KPP Kendari & Pos SAR Baubau, Polsek dan Babinsa Lasalimu, Aparat Desa Wasuamba dan warga setempat, Pihak keluarga korban.

Dengan ditemukannya korban, Amiruddin menyatakan bahwa Operasi SAR di Desa Wasuamba resmi ditutup.

“Seluruh unsur yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian ini,” tutup Amiruddin.

Berdasarkan laporan BMKG, kondisi cuaca di lokasi selama operasi berlangsung terpantau berawan, yang cukup mendukung kelancaran proses pencarian di lapangan.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *