Daerah

Petani Binaan PT Vale di Kolaka Sukses Panen Jagung Pakan

158
×

Petani Binaan PT Vale di Kolaka Sukses Panen Jagung Pakan

Sebarkan artikel ini
Petani Binaan PT Vale di Kolaka berhasil panen perdana jagung untuk pakan ternak.

BERITA INDONESIA – Sektor pertanian di Desa Tondowolio, Kabupaten Kolaka, menunjukkan geliat positif.

Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), kelompok tani setempat berhasil mengubah lahan yang selama satu dekade terbengkalai menjadi ladang jagung pakan yang produktif.

Keberhasilan ini ditandai dengan panen raya yang dilakukan oleh Kelompok Tani Padaidi di Kecamatan Tanggetada pada Kamis (8/1/2026).

Program ini merupakan bagian dari komitmen PT Vale (anggota dari MIND ID) dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di sekitar wilayah operasionalnya.

Kepala Desa Tondowolio, Asmanuddin, mengungkapkan bahwa lahan seluas 27 hektare di desanya sempat dibuka pada 2015 namun kemudian tidak terurus.

Berkat pendampingan dari PT Vale sejak tahun lalu, potensi tersebut kembali dioptimalkan.

“Alhamdulillah, dari total 27 hektare, sekitar 5 hektare telah ditanami jagung pakan sebagai tahap awal. Panen hari ini menjadi bukti kebangkitan pertanian berbasis kelompok tani di desa kami,” ujar Asmanuddin.

Ketua Kelompok Tani Padaidi, Baharuddin, menyebutkan bahwa hasil panen kali ini sangat menjanjikan dengan produktivitas mencapai 6 hingga 7 ton per hektare.

Mengingat harga jagung pakan di Kolaka berkisar antara Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram, hasil ini memberikan dampak ekonomi langsung yang signifikan bagi 22 anggota kelompoknya.

“Harga yang kompetitif menjadi motivasi kuat bagi kami untuk terus memperluas area tanam dan mengembangkan pertanian secara berkelanjutan,” tutur Baharuddin.

Head of External Regional and Growth PT Vale, Endra Kusuma, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan strategi untuk menciptakan kemandirian ekonomi.

“Kami percaya bahwa kemandirian ekonomi masyarakat adalah fondasi penting bagi pembangunan yang berkelanjutan. Program ini adalah wujud dukungan nyata PT Vale dalam mendorong pemberdayaan petani melalui pemanfaatan potensi lokal,” tegas Endra.

Melalui Program PPM IGP Pomalaa, PT Vale menargetkan dampak jangka panjang dengan menjadikan lahan-lahan tidur sebagai sumber ekonomi baru bagi warga Kolaka.

Sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif dan tangguh.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *