BERITA INDONESIA – Setelah sempat dilaporkan hilang akibat diterjang badai, Ridwan Sukri alias Jurit (60), pemancing asal Kota Kendari, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin (12/1/2026) pagi.
Korban ditemukan dalam kondisi lemas sambil berpegangan pada longboat-nya yang terbalik di perairan Labuan Beropa, Kabupaten Konawe Selatan.
Peristiwa bermula pada Minggu (11/1) sekitar pukul 18.00 WITA, saat Ridwan bersama dua rekannya, Rizalman (45) dan Herdin (43), pergi memancing di sekitar perairan Tanjung Gomo, Pulau Hari.
Naas, sekitar pukul 20.00 WITA, cuaca buruk dan badai menerjang perahu mereka hingga tenggelam.
Dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju bagang milik nelayan di sekitar lokasi.
Namun, Ridwan dilaporkan hilang dan terpisah dari rekan-rekannya, yang memicu dimulainya Operasi SAR oleh tim gabungan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., menjelaskan bahwa korban ditemukan oleh kru kapal nelayan KMN Saldi Jaya 05 sekitar pukul 03.00 WITA.
“Korban ditemukan di perairan Labuan Beropa, sekitar 2,46 mil laut dari lokasi kejadian (LKP). Saat ditemukan, korban sedang berpegangan pada perahunya yang terbalik dalam kondisi lemas,” terang Amiruddin.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan koordinasi dan pada pukul 09.33 WITA, korban berhasil dievakuasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju Dermaga Puasana, Moramo Utara.
Setibanya di darat, Ridwan langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga yang telah menunggu.
Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR terhadap kecelakaan kapal di perairan Tanjung Gomo resmi dinyatakan berakhir dan ditutup.
Seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Rescuer KPP Kendari, Polsek Moramo Utara, Babinsa, aparat desa, hingga masyarakat setempat, dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di lokasi saat ini terpantau berawan dengan potensi hujan ringan, kecepatan angin berkisar 2-9 km/jam, dan tinggi gelombang mencapai 0,5 meter.
Editor : Agus Setiawan












