Nasional

Basarnas Kendari Kirim 15 Personel Bantu Cari Korban Kecelakaan Pesawat di Maros Sulsel

232
×

Basarnas Kendari Kirim 15 Personel Bantu Cari Korban Kecelakaan Pesawat di Maros Sulsel

Sebarkan artikel ini
Apel pelepasan personel Basarnas Kendari yang diperbantukan untuk mencari korban kecelakaan pesawat di Maros Sulsel.

BERITA INDONESIA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari menerjunkan tim rescue untuk membantu operasi SAR kecelakaan pesawat yang dilaporkan hilang kontak (lost contact) di wilayah pegunungan Kabupaten Maros dan Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin A.S, mengungkapkan bahwa pergerakan personel ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Operasi Basarnas pada Rabu (21/1) malam, terkait perbantuan Operasi SAR di wilayah kerja Basarnas Makassar.

“Setelah menerima instruksi melalui Comm Centre KPP Kendari semalam, tepat pukul 08.15 Wita hari ini, kami memberangkatkan satu tim rescue melalui jalur udara untuk memberikan bantuan perkuatan personel dan dukungan alat utama (alut) kepada KPP Makassar,” terang Amiruddin dalam keterangan resminya, Kamis (22/1/2026).

Sebanyak 15 personel terlatih dikirim dalam misi kemanusiaan ini, yang terdiri dari 14 orang Rescuer (tenaga penyelamat), dan 1 orang Tenaga Medis (perawat).

Mengingat medan pencarian berada di area pegunungan yang terjal, tim dibekali dengan peralatan khusus guna menunjang efektivitas evakuasi di lapangan.

Adapun alut yang dibawa meliputi Peralatan komunikasi lapangan, Peralatan SAR Medis, Peralatan SAR Gunung Hutan (Jungle Rescue), Peralatan evakuasi di ketinggian (High Angle Rescue Technique), dan Peralatan pendukung keselamatan lainnya.

Tim dari Kendari ini akan bergabung dengan tim gabungan di Sulawesi Selatan untuk menyisir koordinat yang diduga menjadi titik terakhir pesawat sebelum hilang kontak.

Medan pegunungan Maros – Pangkep yang dikenal dengan formasi karst dan hutan lebat menjadi tantangan utama dalam operasi kali ini.

“Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban. Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan KPP Makassar terkait perkembangan situasi di lapangan,” pungkas Amiruddin.

Penulis : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *