Daerah

Tragis! Korban Terkaman Buaya di Sungai Lasolo Konawe Utara Ditemukan Meninggal Dunia

93
×

Tragis! Korban Terkaman Buaya di Sungai Lasolo Konawe Utara Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Basarnas Kendari mengevakuasi jenazah korban diterkam buaya di Konawe Utara.

Konawe Utara, Sulawesi Tenggara – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap satu korban yang diterkam buaya di Sungai Lasolo, Desa Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, telah berakhir dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia (MD).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, menyampaikan bahwa korban, Nurliana Al Maulu (54 tahun), berjenis kelamin perempuan dan merupakan warga Desa Wanggudu, ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari Selasa, 7 Oktober 2025, pukul 07.32 Wita.

“Pada pukul 07.32 Wita, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam keadaan MD. Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah duka dan diserahterimakan kepada pihak keluarga,” ujar Amiruddin A.S, Rabu (8/10).

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis ini bermula pada Senin, 6 Oktober 2025, sekitar pukul 13.40 Wita. Korban baru saja pulang dari kebun nilamnya yang berlokasi di Desa Laronanga, Kecamatan Andowia.

Saat singgah di pinggiran Sungai Lasolo untuk membersihkan diri, tiba-tiba seekor buaya menerkam korban dan menariknya ke dalam air sungai hingga menghilang.

Masyarakat sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut sempat berupaya memberikan pertolongan, namun upaya tersebut tidak berhasil.

Setelah korban ditemukan, Kepala KPP Kendari menyatakan bahwa Operasi SAR kondisi membahayakan manusia ini resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian, termasuk Staf Ops dan Rescuer KPP Kendari, Pos SAR Konut, Babinsa, Polair Polres Konut, Puskesmas Wanggudu, BPBD Konut, Damkar Konut, masyarakat sekitar, dan keluarga korban, dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Kondisi Cuaca dan Dukungan Operasi

Selama operasi berlangsung, cuaca dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin 2 km/jam dari arah barat laut (Sumber BMKG).

Adapun alat utama (Alut) yang digunakan oleh Tim SAR Gabungan dalam operasi ini meliputi Rescue car, Ambulance, Rubber boat, Longboat, Palsar Medis, Palsar Evakuasi, serta peralatan komunikasi dan peralatan pendukung keselamatan lainnya.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *