Ekonomi & Bisnis

TPK Kendari Perkuat Kesiapan Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

263
×

TPK Kendari Perkuat Kesiapan Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Sebarkan artikel ini
Terminal Petikemas Kendari siap menghadapi potensi lonjakan arus barang selama perayaan Nataru 2025/2026.

BERITA INDONESIA – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Terminal Petikemas (TPK) Kendari menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi potensi lonjakan arus barang.

Melalui komitmen layanan Zero Delay selama periode Nataru, TPK Kendari memastikan operasional bongkar muat berjalan optimal dan distribusi logistik ke masyarakat tetap terjaga.

Untuk mendukung hal tersebut, TPK Kendari melakukan perawatan intensif dan rutin terhadap seluruh peralatan bongkar muat, seperti Quay Container Crane (QCC), Rubber Tyred Gantry (RTG), Reach Stacker, Forklift, dan Head Truck.

Langkah ini dilakukan guna memastikan keandalan peralatan, kelancaran distribusi barang, serta kesiapan menghadapi peningkatan arus logistik di wilayah Sulawesi Tenggara.

Terminal Head TPK Kendari, Herryanto, mengatakan sejak awal Desember 2025 operasional bongkar muat kapal berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Dua unit QCC mampu menyelesaikan kegiatan bongkar muat dengan kecepatan rata-rata 25 box per jam, RTG 15 box per jam. Service Level Agreement (SLA/SLG) kami berada di kisaran 34–45 menit, namun realisasi rata-rata saat ini mencapai 25 menit per box,” ujarnya.

Herryanto menambahkan, TPK Kendari juga telah menyiapkan lapangan penumpukan kontainer seluas 5 hektar dengan kapasitas hingga 250.000 TEUs.

Hingga saat ini tingkat utilisasi baru mencapai 137.000 TEUs, sehingga masih berada pada level aman untuk menampung lonjakan arus barang. Fasilitas dermaga juga siap mendukung kelancaran aktivitas bongkar muat.

Untuk mempercepat pelayanan kapal sandar dan mencegah antrean panjang, TPK Kendari menyiagakan tim teknis selama 24 jam.

Ketersediaan suku cadang fast moving turut dipersiapkan guna meminimalkan waktu perbaikan apabila terjadi gangguan teknis sehingga dapat mencegah downtime operasional.

Selain itu, TPK Kendari menerapkan strategi stacking yang efisien guna mencegah kepadatan di lapangan penumpukan.

Tingkat keterisian lapangan atau Yard Occupancy Ratio (YOR) terus dijaga pada level aman. Optimalisasi sistem operasi terminal berbasis digital juga dilakukan untuk mempercepat proses gate in – gate out truk pengangkut peti kemas sehingga antrean di area pelabuhan dapat ditekan.

Koordinasi dengan para pemangku kepentingan seperti Otoritas Pelabuhan, Bea Cukai, Karantina, serta asosiasi logistik juga terus diperkuat.

Sinergi ini dinilai penting agar distribusi barang kebutuhan masyarakat Sulawesi Tenggara, termasuk bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru, dapat berjalan lancar.

TPK Kendari memprediksi akan terjadi peningkatan arus peti kemas hingga 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan kesiapan infrastruktur, peralatan, serta sumber daya manusia, TPK Kendari optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik sekaligus memastikan kelancaran arus logistik pada momen Nataru 2026.

Penulis : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *