BERITA SULTRA – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menggelar Forum Konsultasi Publik yang strategis di Hotel Horison Kendari, Selasa (25/11/2026).
Kegiatan ini fokus pada Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kualitas Layanan Mal Pelayanan Publik (MPP) serta Konsolidasi Peran Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Acara penting ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Wali Kota Kendari, Aldakesutan Lapae, S.Si, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Aldakesutan Lapae menekankan pentingnya forum ini sebagai katalisator untuk perbaikan pelayanan publik secara menyeluruh.
Aldakesutan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut, yang menurutnya merupakan ruang strategis bagi semua pihak untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi.
Tujuannya adalah untuk secara kolektif memperbaiki layanan, baik perizinan maupun non-perizinan, di Kota Kendari.
“Pertemuan ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk memberikan masukan, kritik, dan rekomendasi konstruktif,” ujar Aldakesutan.
Ia menambahkan bahwa hasil dari forum ini diharapkan mampu mewujudkan layanan pemerintah yang semakin cepat, mudah, transparan, dan berkeadilan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.
Lebih lanjut, Staf Ahli Wali Kota Kendari ini menyoroti tantangan kompleksitas pelayanan publik, terutama di tengah arus deras transformasi digital dan upaya percepatan investasi.
Menurutnya, untuk menghadapi dinamika ini, kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama—melibatkan pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, hingga masyarakat.
Aldakesutan Lapae menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik ini jauh dari sekadar agenda seremonial.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas SDM, penguatan sistem pelayanan, serta upaya nyata dalam mempercepat reformasi birokrasi di Kota Kendari. Hal ini selaras dengan visi pelayanan publik yang diusung pemerintah kota saat ini,” jelasnya dengan nada optimis.
Ia menutup sambutannya dengan menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kota Kendari untuk terus melakukan pembenahan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta—yang terdiri dari unsur pemerintah, instansi terkait, pelaku usaha, dan masyarakat—dan berharap mereka dapat berkontribusi aktif dalam menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Editor : Agus Setiawan












