KENDARI — Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) melakukan inspeksi dan pengecekan kualitas stok pangan yang akan disalurkan kepada masyarakat.
Pengecekan ini dilaksanakan langsung di Gudang Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (23/11/2025).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan komoditas bantuan, berupa beras dan minyak goreng, dalam kondisi layak konsumsi sebelum didistribusikan kepada 16.913 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kota Kendari.

Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf, yang memimpin langsung proses pengecekan, menegaskan bahwa pemerintah tidak main-main soal kualitas bantuan.
Ia memeriksa secara detail tekstur beras, warna, hingga memastikan tidak ada aroma apek atau kutu pada karung beras yang akan dibagikan.
“Kami turun langsung ke Gudang Bulog hari ini untuk memastikan kualitas beras dan minyak goreng yang akan diterima warga. Kami ingin menjamin bahwa hak 16.913 PBP di Kendari terpenuhi dengan standar pangan yang baik, bersih, dan layak konsumsi,” ujar Abdul Rauf di sela-sela pengecekan.
Abdul Rauf menjelaskan, pengecekan fisik ini meliputi pemeriksaan kemasan minyak goreng agar tidak ada yang bocor, serta sampling karung beras secara acak. Hal ini dilakukan sebagai upaya preventif agar tidak muncul keluhan dari masyarakat saat bantuan telah diterima.
“Bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat, jadi jangan sampai justru menimbulkan masalah karena kualitasnya buruk. Alhamdulillah, dari hasil pengecekan stok di Gudang Bulog Sultra, kondisinya sangat baik dan siap salur,” tambahnya.
Program bantuan pangan ini merupakan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas pasokan pangan serta menekan laju inflasi di tingkat daerah.
Dengan jumlah penerima mencapai belasan ribu kepala keluarga, Dinas Ketapang berkomitmen mengawal proses distribusi agar tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat kualitas.
Penulis : Agus Setiawan












