Jakarta – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) secara resmi membuka rangkaian kegiatan Sisternet Festival 2025 yang bertema “Kreasi Tanpa Batas, Mandiri Berdaya” di XLSMART Tower, Jakarta Selatan.
Acara ini menjadi momentum penting bagi XLSMART untuk menegaskan keberlanjutan komitmennya dalam pemberdayaan perempuan di era digital, sekaligus menandai peluncuran gerakan nasional terbaru, #1JutaSisterDigital.
Gerakan #1JutaSisterDigital adalah inisiatif lanjutan dari Sisternet yang sebelumnya telah berhasil menjangkau 1,3 juta perempuan di seluruh Indonesia.
Melalui gerakan ini, XLSMART bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkomitmen mempercepat partisipasi dan pemberdayaan 1 juta perempuan berikutnya melalui literasi teknologi dan Artificial Intelligence (AI).
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menyatakan bahwa festival ini bukan hanya tentang menyediakan akses edukasi, tetapi juga membangun jaringan dan kesempatan.
“Di XLSMART, kami percaya bahwa teknologi dan inovasi dapat menjadi kekuatan pendorong untuk perubahan positif. Program #1JutaSisterDigital menjadi bagian dari pilar keberlanjutan kami dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan talenta digital perempuan,” ungkap Rajeev.
Apresiasi Pemerintah dan Fokus UMKM Perempuan
Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Choiri Fauzi, yang hadir langsung dalam festival tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi XLSMART dalam mengembangkan Sisternet sebagai ruang aman, belajar, dan pemberdayaan bagi jutaan perempuan.
Arifah Choiri Fauzi menyoroti data BPS 2024 yang mencatat 64,5% pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan, namun baru sepertiganya yang memanfaatkan teknologi digital.
“Pemberdayaan ekonomi perempuan merupakan agenda strategis nasional. Potensi besar ini hanya bisa diwujudkan jika perempuan diberi akses yang setara terhadap teknologi, pelatihan, dan jaringan pasar yang inklusif,” tegasnya, seraya berharap perempuan berani berkarya demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Senada, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, melalui perwakilannya menekankan bahwa peningkatan partisipasi perempuan dalam ekosistem digital adalah bagian penting dari agenda nasional Sembilan Juta Talenta Digital 2030.
“Perempuan harus menjadi bagian utama dari agenda ini karena teknologi membuka ruang tanpa batas bagi mereka untuk berkarya, berbisnis, dan berekspresi,” ujarnya.
Program Baru dan Dukungan Lintas Sektor
Sisternet Festival 2025 yang berlangsung selama dua hari (17–18 Oktober 2025) diwarnai kolaborasi dengan Komdigi, KemenPPPA, serta sektor swasta seperti Motorola, OMG Beauty, Hakon Ethnic, Hadee.id, dan Waktu Luang.
Motorola, sebagai pendukung infrastruktur digital, turut menghadirkan inovasi produk terbarunya, Moto G06 Power, di setiap kelas.
Dalam festival ini, Sisternet juga meluncurkan lima program literasi digital baru:
* Kompetisi Modal Pintar 2025: Kompetisi bisnis tahunan dengan total modal usaha Rp100 juta bagi UMKM perempuan.
* Female Future Leader Batch 2: Program pengembangan leadership dan digital mindset bagi perempuan muda di bidang teknologi.
* Ruang Bersama Indonesia Bunda Pintar: Wadah edukasi parenting modern, kewirausahaan, dan literasi digital bagi para ibu.
* She Inspire: Dukungan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan kewirausahaan bagi eks warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan.
* Gerakan 1 Juta Sister Digital: Kolaborasi dengan Komdigi untuk mempercepat literasi teknologi dan AI bagi 1 Juta perempuan berikutnya.
Festival yang dihadiri lebih dari 500 peserta ini menjadi wadah networking dan pelatihan intensif, mulai dari Personal Branding, Digital Marketing, hingga kelas kreatif seperti AI untuk Media Sosial dan Foto Produk Ciamik Cuma Pakai Smartphone, menegaskan komitmen XLSMART untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif dan berdaya saing bagi perempuan Indonesia.
Editor : Agus Setiawan












