Pendidikan

Hadiah Lomba Resensi Buku 2025 Tingkat Sulawesi Tenggara Diserahkan

224
×

Hadiah Lomba Resensi Buku 2025 Tingkat Sulawesi Tenggara Diserahkan

Sebarkan artikel ini
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sultra, Hj.Usnia menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba resensi buku tingkat Provinsi Sultra.

KENDARI – Aula Gedung Perpustakaan Modern Sulawesi Tenggara menjadi saksi penyerahan hadiah Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tahun 2025 pada Jumat (29/08/2025).

Acara ini menandai puncak dari kompetisi yang berhasil menjaring bakat-bakat literasi muda di Sulawesi Tenggara.

Lomba ini mengapresiasi enam peserta terbaik dengan hadiah dan pengakuan. Juara pertama diraih oleh Riska Rhamadani dari SMAN 1 Konawe Selatan dengan total nilai 649,85.

Ia berhak mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara di Lomba Resensi Buku Tingkat Nasional yang akan diadakan di Jakarta.

Sementara itu, Juara II diraih oleh Ira Rofiaqatul Izza dari SMAN 03 Kendari (648,70), disusul oleh Rizky Madinah Al Munawarah dari SMAN 02 Kendari sebagai Juara III (639,05).

Selain itu, penghargaan Juara Harapan diberikan kepada Shelin Rezkivia (SMAN 04 Kendari), Aura Ayudya (SMAN 1 Konawe Selatan), dan Khasifa Nurrahmah (SMAN 10 Kendari).

Teknologi sebagai Alat, Bukan Pengganti Kreativitas

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara, Hj. Usnia, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara literasi dan teknologi.

“Di era digital ini, kita menghadapi tantangan sekaligus peluang. AI dapat menjadi alat bantu untuk mencari referensi atau mengatur struktur tulisan. Namun, kita harus tetap menjaga orisinalitas dan kejujuran dalam berkarya,” tegasnya.

Ia mengingatkan, sehebat apa pun teknologi, jiwa tulisan tetap lahir dari pengalaman dan pemikiran manusia.

“AI adalah alat bantu, bukan pengganti daya kritis. Karya yang lahir harus tetap mencerminkan kepribadian dan integritas,” tambahnya.

Hj. Usnia juga menyampaikan selamat kepada para pemenang dan berharap kemenangan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya.

“Bagi yang belum berkesempatan, jangan berkecil hati. Proses belajar dan keberanian untuk mencoba adalah hal yang terpenting,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, pihak sekolah, dewan juri, dan panitia pelaksana.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara, Hj. Anggraeny Balaka, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ke depannya, kami berharap bisa terus berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk memperkuat literasi di seluruh sekolah,” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi berupaya meningkatkan literasi dengan menginstruksikan sekolah agar mengalokasikan dana BOS untuk kegiatan literasi dan penyediaan Pojok Baca.

“Kami terus berupaya agar semua sekolah, dari 537 sekolah SMA, SMK, dan SLB di provinsi ini, memiliki ruang khusus untuk perpustakaan,” tuturnya.

Acara diakhiri dengan harapan agar kegiatan serupa dapat terus diadakan untuk menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di masyarakat luas.

Laporan : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *