Konawe Utara, Sulawesi Tenggara — Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada kepengurusan GPA Kabupaten Konawe Utara (Konut).
SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua GPA Sultra, Muhammad Ikshan Saranani, dan diterima oleh Ketua GPA Konut terpilih, Hargina, beserta seluruh jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Muhammad Ikshan Saranani menekankan pentingnya peran GPA Konut sebagai organisasi Islam kepemudaan.
Ia mengimbau para pengurus untuk segera menjalin hubungan dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, sembari menjaga silaturahmi antar sesama pengurus demi kemajuan organisasi.
“Sebagai organisasi Islam kepemudaan, hendaknya kita memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat dan khususnya kepada anak-anak muda di Kabupaten Konawe Utara. GPA berkomitmen terus melakukan perbaikan akhlak anak bangsa dan generasi muda,” ujar Ikshan Saranani.
Jaga Soliditas dan Nama Baik Organisasi Warisan Ulama
Ikshan Saranani juga mengingatkan pengurus GPA Konut yang baru untuk menjalankan program organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berlaku.
Poin penting lain yang disampaikan adalah perlunya soliditas dan kekompakan dalam menjalankan setiap program, serta menjaga nama baik organisasi.
Ia menegaskan sejarah panjang GPA, yang merupakan organisasi Islam di bawah naungan Al Jam’iyatul Washliyah. Induk organisasi tersebut lahir pada tahun 1930 dan GPA didirikan oleh para ulama, kiai, dan pemuda santri muslim pada tahun 1941, jauh sebelum Indonesia merdeka.
“Maka dari itu, jaga nama organisasi dan terus majukan program organisasi,” pungkas Ikshan Saranani.
Editor : Agus Setiawan












