KENDARISATU.ID – Operasi pencarian terhadap seorang lansia yang dilaporkan hilang di kebun Desa Busowa, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, terus berlanjut. Memasuki hari kedua, Senin (30/3/2026), Tim SAR Gabungan kembali menyisir area pencarian dengan intensitas lebih luas.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, mengungkapkan bahwa operasi dimulai sejak pukul 06.50 WITA dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Masing-masing tim menyisir area seluas 2,25 kilometer persegi, sehingga total wilayah pencarian mencapai 4,5 kilometer persegi.
“Pencarian hari ini difokuskan pada dua sektor berbeda dengan harapan mempercepat proses penemuan korban,” ujar Amiruddin.
Korban diketahui bernama La Wule (80), warga Sampolawa–Tira, Buton Selatan. Ia dilaporkan hilang sejak 24 Maret 2026 setelah pergi ke kebun untuk mengantarkan ikan kepada keponakannya. Namun, hingga kini korban belum tiba di lokasi tujuan dan belum diketahui keberadaannya.
Sebelum operasi SAR resmi dilakukan, keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil.
Dalam operasi ini, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Baubau, Damkar Buton Selatan, Bhabinkamtibmas, masyarakat sekitar, serta pihak keluarga korban.
Tim SAR juga mengerahkan berbagai peralatan pendukung, seperti rescue car, drone thermal untuk deteksi panas, peralatan medis dan evakuasi, serta perangkat komunikasi dan keselamatan lainnya.
Berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau berawan, yang masih memungkinkan tim untuk melakukan penyisiran secara optimal.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan operasi pencarian masih terus berlangsung. Tim SAR Gabungan berkomitmen untuk memaksimalkan upaya pencarian hingga korban ditemukan.“Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan kembali,” tutup Amiruddin.
Editor : Agus Setiawan












