Hukum & Kriminal

Patah Baling-Baling di Perairan Desa Lagasa Muna, 8 Penumpang Longboat Berhasil Dievakuasi Tim SAR

202
×

Patah Baling-Baling di Perairan Desa Lagasa Muna, 8 Penumpang Longboat Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Sebarkan artikel ini
Personil Basarnas Kendari mengevakuasi para nelayan yang mengalami kecelakaan di Perairan Desa Lagasa, Kabupaten Muna.

BERITA INDONESIA – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi delapan orang penumpang sebuah longboat yang mengalami kecelakaan laut di perairan Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna.

Kapal tersebut dilaporkan mengalami patah baling-baling saat sedang melakukan perjalanan menuju Pure, Selasa (13/1/2026) malam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan bahwa informasi awal diterima oleh Comm Centre KPP Kendari pada pukul 22.18 WITA dari Bapak Islam, anggota KP3 Raha.

“Berdasarkan laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian (Last Known Position) yang berjarak sekitar 5,2 km untuk memberikan bantuan,” ujar Amiruddin dalam keterangan tertulisnya.

Meskipun kondisi cuaca dilaporkan berawan dengan potensi hujan, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Staf Ops KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, dan KP3 Pelabuhan Raha bergerak cepat menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan peralatan pendukung lainnya.

Sekitar pukul 00.25 WITA, tim berhasil menemukan longboat tersebut di posisi 3,18 mil laut (Nautical Mile) arah barat laut dari lokasi kejadian awal.

Seluruh penumpang yang berjumlah delapan orang pria ditemukan dalam kondisi selamat. Berikut adalah identitas para korban: Asrun (51), Mudabir Daming (47), Abdul Ashar (32), Hidayat (40), Ahmad Syukur (32), Arie Hasdin (30), LM Alfajrin (25), Ancu (38).

“Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Nusantara Raha. Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, maka Operasi SAR ini resmi dinyatakan selesai dan ditutup,” tambah Amiruddin.

Dalam operasi ini, tim menggunakan berbagai alat utama (alut) seperti Rescue Car, RIB, Aquaeye, serta peralatan medis dan evakuasi untuk memastikan keselamatan para penumpang selama proses pemindahan ke daratan. Seluruh unsur yang terlibat kini telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *