BUTON – Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari melanjutkan operasi pencarian (Ops SAR) pada hari kedua (H2) terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di kebun Desa Walompo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton.
Upaya pencarian hari ini, Kamis (11/12/2025), difokuskan pada penyisiran lokasi terakhir korban terlihat (LKP) dan aliran sungai setempat.
Kepala BASARNAS Kendari, Amiruddin A.S, menyampaikan bahwa Ops SAR hari kedua ini dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi dua tim.
Tim 1 bertugas melakukan penyisiran di sekitar LKP seluas 200 meter persegi, dan Tim 2 melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Walompo sejauh 2,5 kilometer dengan menggunakan rubberboat (perahu karet).
Korban yang dicari adalah La Lili (55 tahun), seorang laki-laki, warga Dusun Walompo I, Desa Walompo.
Berdasarkan kronologis yang diterima BASARNAS, korban bersama kakaknya, Wantina, pergi ke kebun pada tanggal 8 Desember 2025 sekitar pukul 11.00 WITA.
Setibanya di kebun, korban dan kakaknya terpisah. Pada pukul 17.40 WITA, saat hendak kembali, kakak korban tidak lagi menemukan La Lili. Pencarian oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar sudah dilakukan namun belum membuahkan hasil, hingga akhirnya informasi ini diterima oleh pihak berwenang.
Cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan dengan kecepatan angin 6 km/jam dari arah barat laut.
Unsur-unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini meliputi Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Baubau, Babinsa dan Polsek Sampoabalo, Perangkat Desa Sampoabalo, serta masyarakat sekitar dan keluarga korban.
Alat utama (Alut) yang digunakan dalam pencarian termasuk Rescue Car, Rubberboat, Peralatan SAR (Palsar) Medis dan Evakuasi, serta peralatan komunikasi dan pendukung keselamatan lainnya. “Perkembangan pencarian selanjutnya akan kami sampaikan,” pungkasnya.
Editor : Agus Setiawan












