Ekonomi & Bisnis

Inflasi Tahunan Sultra Sentuh 3,26% pada Oktober 2025

129
×

Inflasi Tahunan Sultra Sentuh 3,26% pada Oktober 2025

Sebarkan artikel ini
Sulawesi Tenggara mengalami inflasi sebesar 3,26 persen pada Oktober 2025.

Kendari, Sulawesi Tenggara — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat terjadinya inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,26 persen pada bulan Oktober 2025.

Data ini dirilis bersamaan dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mencapai 109,39.

Kepala BPS Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, mengungkapkan bahwa inflasi tertinggi di Sultra terjadi di Kota Baubau dan Kabupaten Kolaka, masing-masing sebesar 3,96 persen.

Sementara, inflasi terendah tercatat di Kota Kendari sebesar 2,87 persen dengan IHK 108,70.

“Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks di sebagian besar kelompok pengeluaran,” jelas Andi Kurniawan.

Menurut Andi Kurniawan, kenaikan tertinggi didominasi oleh kelompok perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya: melonjak sebesar 8,52 persen, Makanan, Minuman, dan Tembakau: naik sebesar 5,69 persen dan pendidikan: mengalami peningkatan sebesar 5,07 persen.

Kelompok pengeluaran lain seperti perumahan, air, listrik, transportasi, dan penyediaan makanan/restoran juga turut menyumbang laju inflasi.

Meskipun secara tahunan terjadi inflasi, Andi Kurniawan menambahkan, secara bulanan (month to month / m-to-m) Provinsi Sulawesi Tenggara justru mengalami deflasi sebesar 0,58 persen.

“Deflasi bulanan ini menunjukkan adanya koreksi harga dalam satu bulan terakhir. Namun, secara akumulasi sejak awal tahun (year to date / y-to-d), Sultra masih mencatatkan inflasi sebesar 2,66 persen hingga Oktober 2025,” tambahnya.

Sementara itu, dua kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi y-on-y adalah kelompok Pakaian dan Alas Kaki (0,76 persen) serta kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan (0,09 persen).

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *