Ekonomi & Bisnis

Rekor Baru IHSG: Mencapai 7.952,088, BEI Sulawesi Tenggara Sebut Ini Cerminan Pertumbuhan Ekonomi

129
×

Rekor Baru IHSG: Mencapai 7.952,088, BEI Sulawesi Tenggara Sebut Ini Cerminan Pertumbuhan Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Kendari – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor baru pada Kamis, 28 Agustus 2025, dengan menyentuh level 7.952,088.

Pencapaian gemilang ini dibarengi dengan kenaikan kapitalisasi pasar yang juga menembus angka Rp14.377 triliun.

Menurut Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tenggara, Bayu Saputra Ramadhan, rekor ini bukan hanya sekadar angka, melainkan cerminan dari kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia dan komitmen BEI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Bayu menjelaskan bahwa kenaikan kapitalisasi pasar menandakan semakin banyaknya perusahaan yang melepas sebagian kepemilikannya ke publik.

Hal ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi. “Sederhananya, ini berarti laba perusahaan yang tadinya hanya berputar di kalangan tertentu kini menyebar lebih luas ke masyarakat,” ujar Bayu.

Lebih lanjut, Bayu memaparkan beberapa dampak positif dari pertumbuhan pasar modal yang signifikan yakni, Pertama, Peningkatan Modal Perusahaan: Dana yang diperoleh dari penjualan saham menjadi tambahan modal bagi perusahaan, memungkinkan para pengusaha untuk berekspansi dan mengembangkan usahanya lebih besar lagi.

Kedua, Pendapatan Tambahan bagi Masyarakat: Masyarakat yang berinvestasi di saham bisa mendapatkan penghasilan pasif atau tambahan pendapatan dari dividen dan keuntungan saham.

Ketiga, Perputaran Ekonomi yang Lebih Baik: Kombinasi dari ekspansi usaha dan pendapatan masyarakat yang meningkat akan mendorong perputaran ekonomi secara keseluruhan.

Keempat, Peningkatan Penerimaan Negara: Transaksi jual beli saham yang semakin besar juga akan meningkatkan penerimaan pajak bagi negara.

Kelima, Daya Tarik bagi Investor Asing: Pasar modal yang aktif dan ramai menandakan iklim investasi yang sehat di Indonesia. Hal ini akan menarik investor asing untuk melirik Indonesia sebagai tujuan investasi, yang pada akhirnya dapat membuka lapangan kerja baru.

Dengan pencapaian ini, BEI Sulawesi Tenggara optimis pasar modal akan terus menjadi salah satu pilar penting dalam memajukan perekonomian Indonesia, serta memberikan manfaat nyata bagi perusahaan, masyarakat, dan negara.

Laporan : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *