KENDARI – Kursi kepemimpinan Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menjadi sorotan publik pasca wafatnya Rektor terpilih, almarhum Prof. Armid.
Sejumlah nama potensial kini mulai digadang-gadang untuk menduduki posisi orang nomor satu di kampus terbesar dan terbaik di Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut.
Di antara nama-nama yang muncul dan hangat diperbincangkan publik, sosok Dr. Baru Sadarun, S.Pi., M.Si., menjadi salah satu yang paling menonjol.
Lelaki kelahiran Raha, 23 Juli 1971, ini dinilai memiliki potensi besar untuk memimpin UHO berkat rekam jejak dan pengalaman akademiknya yang mumpuni.
Dr. Baru Sadarun merupakan akademisi dengan latar belakang pendidikan yang kuat di bidang kelautan. Rekam Jejak Pendidikan dan Keahlian yakni S1: Universitas Sam Ratulangi – Ilmu dan Teknologi Kelautan, S2: Institut Pertanian Bogor (IPB) – Ilmu Biologi Laut, dan S3: Institut Pertanian Bogor (IPB) – Ilmu Teknologi Kelautan
Kiprah Dr. Baru Sadarun tidak hanya di lingkungan akademik UHO, tetapi juga meluas hingga ke tingkat nasional di berbagai kementerian dan organisasi.
Pengalamannya mencakup ranah riset, pemerintahan, hingga profesi keahlian khusus, khususnya di bidang ekosistem kelautan.
Berikut adalah sejumlah jabatan dan keahlian yang pernah diemban:
* Kepala Seksi Rehabilitasi Ekosistem Laut – Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia, Jakarta.
* Presiden Scientific Indonesia di POSSI-Kolam Renang Gelora Bung Karno, Jakarta.
* Instruktur Selam di Association Of Diving School Internasional, ISTDA, dan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia.
* Asesor Terumbu Karang Indonesia di BNSP.
* Asesor Penyelaman Ilmiah Biologi Laut di BNSP.
* Kapuslit Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil – Lembaga Penelitian UHO.
* Ketua Jurusan Ilmu Kelautan – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO.
* Tenaga Ahli Ekosistem Terumbu Karang di tiga kementerian berbeda:
* Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia.
* Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
* Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.
Dengan pengalaman manajerial di tingkat jurusan dan pusat penelitian UHO, ditambah peran strategisnya di kementerian pusat, Dr. Baru Sadarun dianggap sebagai figur yang matang, baik dalam pengelolaan internal kampus maupun dalam menjalin sinergi dengan pemangku kepentingan nasional, menjadikannya kandidat kuat dalam bursa Rektor UHO.
Penulis : Kusdin
Editor : Agus Setiawan












