KENDARI – Tim dosen dari Universitas Halu Oleo (UHO) bersama mahasiswa sukses menyelenggarakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan fokus pada manajemen ecopreneurship education di Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, Kendari.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga dan wanita muda setempat agar mampu mengolah berbagai jenis sampah menjadi kerajinan tangan hand made yang memiliki nilai jual tinggi.
Kegiatan PKM yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2025 ini didorong oleh kondisi Kelurahan Padaleu yang padat penduduk dan sering menghasilkan limbah melimpah, mulai dari kos-kosan hingga tempat usaha.
Melibatkan dosen dari Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Ilmu Budaya, serta empat mahasiswa, pelatihan ini mengajarkan peserta memanfaatkan sampah seperti tutup botol plastik, jerigen minyak goreng, kain perca, kertas bekas skripsi, kulit jagung, dan batok kelapa sebagai bahan baku kerajinan.
Selain aspek produksi kerajinan berbasis lingkungan, edukasi yang diberikan mencakup seluruh rantai manajemen ecopreneurship education.
Hal ini termasuk perhitungan harga jual/merencanakan keuntungan dan strategi pemasaran, dengan fokus pada media online. Edukasi intensif ini selaras dengan program Pemerintah Kota Kendari dalam mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
Ketua PKM, Dr. Nanik Hindaryatiningsih, S.E., menjelaskan bahwa program ini adalah upaya pemberdayaan ekonomi dan sosial.
“Secara ekonomi, masyarakat diharapkan menjadi wirausaha home industry yang mengolah sampah menjadi kerajinan hand made yang layak jual dan dapat menambah penghasilan keluarga. Secara sosial, kegiatan ini meningkatkan kesadaran warga akan kepedulian dan pelestarian lingkungan,” ujar dosen Kewirausahaan tersebut.
Pelatihan ini diikuti oleh 20 orang yang dibagi menjadi dua kelompok usaha, yaitu “Melati Putih” dan “Mawar”.
Peserta akan didampingi selama dua minggu pasca-pelatihan untuk memastikan program ini ditindaklanjuti sebagai peluang usaha rumahan.
Rajab, salah satu mahasiswa Pendidikan Akuntansi UHO yang terlibat, menambahkan bahwa kegiatan ini juga memberikan keterampilan hidup bagi mahasiswa.
Peserta pelatihan menyambut baik kegiatan ini, dengan Ketua Kelompok Rajab menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan pembuatan kerajinan dan, yang terpenting, dalam menentukan keuntungan secara tepat dari produk yang dijual, yang selama ini hanya berupa perkiraan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan diharapkan dapat meningkatkan kreativitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kelurahan Padaleu, menjadikannya wirausaha home industry yang produktif dan melek finansial.
Penulis : Agus Setiawan












