Nasional

Zayyanah Dzatil Izzah Dinobatkan sebagai Model Berprestasi dalam Acara ‘Pesona Wajah Indonesia’ Dukungan Kemenparekraf RI

646
×

Zayyanah Dzatil Izzah Dinobatkan sebagai Model Berprestasi dalam Acara ‘Pesona Wajah Indonesia’ Dukungan Kemenparekraf RI

Sebarkan artikel ini
Model cilik berprestasi asal Sulawesi Tenggara, Zayyanah Dzatil Izzah

JAKARTA – Dunia modeling Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang melalui sosok Zayyanah Dzatil Izzah, yang akrab disapa Chaca.

Model cilik berusia 11 tahun ini dinobatkan sebagai Model Berprestasi dalam ajang Pesona Wajah Indonesia (PWI) yang diselenggarakan oleh Plor Manajemen bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Penobatan ini berlangsung pada Minggu, 9 November 2025, di Hotel Golden Boutiq Jakarta, dan dimeriahkan oleh penampilan Guest Star Singer dari event WPI, yakni Iven WPI.

Penobatan ini merupakan bentuk apresiasi Plor Manajemen kepada para model muda berbakat yang telah menorehkan prestasi di berbagai kegiatan modeling.

Chaca, yang merupakan Juara Umum pada Pesona Batik Nusantara tahun 2024, diundang langsung oleh Pimpinan Plor Manajemen, Rio Mariyouze.

Ia menjadi salah satu dari sepuluh model cilik berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia yang menerima penghargaan bergengsi ini.

Sejak usia 5 tahun, putri dari H. Syafruddin, dan Hj. Rosnaena ini telah mengumpulkan prestasi fantastis di dunia modeling, di antaranya 11 mahkota (crown) dan 52 piala dari berbagai lomba tingkat provinsi hingga nasional.

Bakat Chaca tidak hanya bersinar di kompetisi, namun juga di panggung mode profesional.

Ia dipercaya oleh sejumlah desainer ternama, termasuk Om Athan Siahaan untuk tampil di acara CINB Miteck dan Malaysia Fashion Week.

Pada Oktober lalu, Chaca bahkan tampil di Paris City Fashion Week bersama muse dari Malaysia dan Hong Kong, memperagakan busana karya Om Bentjamin.

Selain itu, pada tahun 2023, ia juga sempat memperagakan busana Oemar By Anggalan.

Meski harus melewatkan undangan dari desainer July Artanti Kaimuddin Haris untuk Indonesia Fashion Week tahun ini karena bentrok dengan jadwal Malaysia Fashion Week, semangat Chaca untuk terus berprestasi tetap membara.

Selain modeling, Chaca juga aktif di bidang seni lainnya. Ia pernah mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menari di Jakarta bersama tim penari Sanggar Campudonna asuhan Ibu Wa Ode Alfida Hanafi pada Hari Tari Nasional, 11 November 2024.

Chaca juga mewakili Kota Kendari bersama tim penari 8 Art di ajang Solo International Performing Arts (SIPA).

Saat ini, Chaca melebarkan sayapnya sebagai anggota Girl Band ORION Girl dan telah merilis album perdana berjudul “NO NAME” ciptaan Gustaf Nibe, yang videonya dapat disaksikan di YouTube.

Dalam kesempatan penobatan tersebut, Ibu Hj. Rosnaena menyampaikan pesan mendalam kepada putrinya.

“Sukses sampai di panggung ini dan mendapat penghargaan, namun yang bisa mempertahankan Chaca sendiri, bukan Mami atau coach Chaca, tapi ATTITUDE Chaca. Jadilah anak yang berprestasi dan anak berakhlakul karimah, selalu bersyukur atas semua yang Chaca peroleh sampai di titik ini.”kata Hj Rosnaena.

Chaca dan keluarga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Om Rio Mariyouze sebagai Pimpinan Plor Manajemen, Bunda Waode Alfida Hanafi sebagai Korda WPI, PBN Sultra, dan Pimpinan Sanggar Tari Campudonna, serta Kakak Gustaf Nibe sebagai pencipta lagu dan Coach Kak Aya, atas dukungan dan kesempatan yang diberikan.

Penulis : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *