Kesehatan

Kabar Gembira! RS Jantung Kendari Mulai Layani Pasien BPJS Paling Lambat 1 Desember 2025

483
×

Kabar Gembira! RS Jantung Kendari Mulai Layani Pasien BPJS Paling Lambat 1 Desember 2025

Sebarkan artikel ini
Direktur RS Jantung Sulawesi Tenggara, dr.Sukirman

Kendari, Sulawesi Tenggara – Rumah Sakit Jantung di Kota Kendari bersiap menjadi rumah sakit rujukan utama untuk layanan jantung di Kawasan Indonesia Timur.

Kesiapan ini semakin diperkuat dengan kabar segera terjalinnya kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Direktur RS Jantung, dr. Sukirman, menyatakan bahwa pihaknya telah memenuhi seluruh persyaratan yang diminta oleh BPJS Kesehatan untuk menjalin kerja sama.

“Kami sudah punya semuanya. Sekarang tinggal tunggu kepastian tanggal dari BPJS. Kalau dari pihak rumah sakit, alhamdulillah sudah terpenuhi semua syarat yang diminta dari BPJS. Sekedar informasi, penandatangan PKS dan BPJS sudah dilaksanakan bulan November dan mulai melayani pasien BPJS paling lambat 1 Desember 2025,” kata dr. Sukirman, Sabtu (01/11/2025).

Setelah kerja sama terjalin, ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan Rumah Sakit Jantung sebagai rumah sakit antara (penghubung) bagi wilayah Indonesia Timur.

Tidak hanya fokus pada pelayanan medis, dr. Sukirman juga mengungkapkan rencana pengembangan bisnis di area rumah sakit.

Pihaknya siap membuka peluang bagi investor untuk membangun beberapa fasilitas komersial, seperti hotel dan area komersial dengan merek nasional.

“Kami tahu rumah sakit itu bukan hanya rumah sakit, tapi mal atau hotel. Nanti kita akan bikin beberapa bisnis yang ada di dalam, antara lain hotel kemudian ada tenant-tenant beberapa merek nasional kayak Star dan lainnya. Mami siap untuk menyiapkan tempat bagi mereka yang ingin berinvestasi di Rumah Sakit Jantung,” jelasnya.

Dari segi SDM dan peralatan, dr. Sukirman menjamin kesiapan penuh. “Kalau segi jumlah sudah memenuhi. Kami punya karyawan hampir 1.000 orang yang sudah siap untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.”

Respons BPJS Kesehatan

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Rinaldi Wibisono, menyambut baik rencana kerja sama ini.

Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari perluasan dan privatisasi pelayanan kesehatan di Sulawesi Tenggara, terutama sebagai rumah sakit rujukan khusus pelayanan jantung.

“Kami pun juga menyambut dengan baik ya dari BPJS Negeri Riau dan BPJS Kesehatan Pusat. Karena ini memberikan kemudahan, kelancaran, dan aktivitas bagi masyarakat agar tidak perlu sampai ke provinsi lain yang membutuhkan layanan jantung,” ujar Rinaldi.

Rinaldi membenarkan bahwa proses kerja sama sedang berjalan. Saat ini, pihak RS Jantung tengah memproses kelengkapan masukan dari tim credentialing BPJS.

Setelah semua syarat terpenuhi dan divalidasi oleh kantor wilayah dan pusat, kerja sama akan disahkan.

“Insyaallah di tahun ini paling lambat bulan Desember itu sudah bisa dilayani di sini,” tegas Rinaldi, memastikan bahwa masyarakat sudah dapat memanfaatkan layanan jantung menggunakan BPJS Kesehatan sebelum tutup tahun.

Penulis : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *