Kendari, Sulawesi Tenggara – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara menunjukkan komitmen serius dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba dengan menggelar sosialisasi pencegahan di halaman Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Life Skill Anduonohu, hari ini, Selasa (21/10).
Kegiatan edukatif ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk siswa SD dan SMP yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Attarbiyatussakilah Anduonohu, serta siswa-siswi SMK Life Skill.
Tujuan utama sosialisasi ini adalah meningkatkan kesadaran dini para pelajar akan bahaya narkoba dan menanamkan pentingnya menghindari pergaulan bebas yang berpotensi menjerumuskan.
Melalui penyampaian materi secara langsung, peserta diharapkan mampu memahami konsekuensi serius dari penyalahgunaan narkoba, baik dari segi kesehatan maupun aspek hukum.
Materi pencegahan disampaikan oleh Ibu Mindrayatin, SKM., M.Kes, selaku penyuluh narkoba dari BNNP Sultra.
Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa kerusakan yang ditimbulkan narkoba mencakup kesehatan fisik dan mental, serta potensi jerat sanksi hukum yang berat.
Menurutnya, pencegahan sejak dini merupakan kunci agar generasi muda tidak terjebak dalam lingkaran hitam tersebut.
Acara sosialisasi ini turut diramaikan dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Bangun Pemuda-Pemudi Indonesia” dan Mars BNN bersama-sama.
Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat semangat nasionalisme dan menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara yang bebas dari ancaman narkoba.
Pihak sekolah menyambut positif inisiatif BNNP Sultra. Kepala Sekolah SMK Life Skill Anduonohu mengungkapkan harapan agar kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dapat dilakukan secara rutin dan komprehensif ke setiap kelas, menjadikan edukasi ini sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan.
Editor : Agus Setiawan












