Pendidikan

KKN Tematik UHO di Desa Batu Putih: Ubah Potensi Alam jadi Produk Bernilai Jual Tinggi, Siap Wujudkan Desa Ekowisata

127
×

KKN Tematik UHO di Desa Batu Putih: Ubah Potensi Alam jadi Produk Bernilai Jual Tinggi, Siap Wujudkan Desa Ekowisata

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Tematik UHO dan Dosen Pendamping di Desa Batu Putih Foto bersama.

Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara – Universitas Halu Oleo (UHO) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) telah merampungkan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik tahun ajaran 2025/2026 di Desa Batu Putih, Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan.

Kegiatan ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat ekonomi lokal.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Nanik Hindaryatiningsih, S.E.M.Si, menyampaikan bahwa KKN Tematik ini merupakan kegiatan terintegrasi pengabdian kepada masyarakat yang selaras dengan visi UHO di bawah kepemimpinan Dr. Herman, S.H, LL.M, yaitu menjadi perguruan tinggi unggul dalam pengembangan pesisir, kelautan, dan perdesaan.

Desa Batu Putih, yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dengan tingkat pendapatan rendah, memiliki potensi alam melimpah berupa pisang, jambu mete, tanaman herbal (jahe, kunyit, serai), serta hasil laut.

Selain itu, lokasinya yang strategis di pesisir dengan hamparan pasir putih, dan dekat dengan Pelabuhan Feri Amolengo, sangat ideal untuk dikembangkan sebagai desa wisata berbasis ekowisata.

“Tujuan utama kami adalah peningkatan manajemen pendidikan usaha dalam pengembangan produk berbasis pangan lokal Desa Batu Putih, sebagai langkah awal mempersiapkan desa menjadi desa wisata,” jelas Dr. Nanik di Balai Desa Batu Putih, Kamis (09/10/2025).

Program KKN yang berlangsung selama sebulan (13 September–13 Oktober 2025) ini melibatkan tim dosen yang terdiri dari Prof. Dr. Jafar Ahiri, M.Pd, Asriyani Mulia Basri, S.E. M.M, Dra. Lelly Suhartini, M.Hum, Fina Amalia Masri, S.pd., M.Hum, serta 15 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Akuntansi dan Pendidikan Ekonomi.

Inovasi Produk Lokal Tingkatkan Nilai Jual

Ketua kelompok mahasiswa KKN Tematik UHO, Rajab, membenarkan bahwa fokus program adalah penguatan ekonomi melalui peningkatan manajemen usaha, terutama pengolahan produk berbahan dasar potensi lokal.

Beberapa inovasi produk yang dikembangkan bersama 45 masyarakat yang terbagi dalam empat kelompok usaha meliputi:

*Susu Kedelai : Kacang kedelai yang menggantikan jambu mete menjadi produk inovatif, yakni susu kedelai. Susu kedelai menonjol sebagai alternatif nutrisi yang sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat di Desa Batu Putih.

* Teh Rimpang: Memanfaatkan tanaman herbal lokal seperti jahe, kunyit, dan serai yang biasanya hanya menjadi bumbu dapur, diolah menjadi minuman kesehatan untuk meningkatkan imunitas dan detoksifikasi tubuh. Koordinator program, Weda, menyebutkan teh rimpang ini memiliki banyak khasiat kesehatan.

* Nugget Ikan Campur Ampas Kedelai: Menggantikan jambu mete yang tidak sedang musim, kacang kedelai diolah menjadi campuran nuget ikan dan susu.

Program ini, yang dikoordinasikan oleh Silvy Antarini, bertujuan memberikan sumber gizi tambahan bagi anak-anak yang kurang suka makan ikan, serta memaksimalkan pemanfaatan kedelai.

* Keripik Pisang Burung: Mengingat melimpahnya produksi pisang burung yang harganya murah, program yang dikoordinasikan oleh Wa Ode Nurmin ini mengajarkan pengolahan pisang menjadi keripik dengan nilai jual tinggi.

Para mahasiswa tidak hanya memberikan pelatihan produksi, tetapi juga pendampingan lengkap mulai dari pengemasan, pelabelan, pemasaran, hingga perhitungan potensi ekonomi (harga jual dan keuntungan).

Antusiasme masyarakat diwujudkan dengan inisiatif mereka membuat bibit tanaman herbal dan membeli kedelai untuk memproduksi susu.

Kepala Desa Batu Putih, Hayuddin, S.Pd, sangat mengapresiasi kegiatan KKN Tematik ini. “Kami berharap melalui kegiatan ini dapat menjadikan desa ini menjadi desa wisata yang mandiri secara ekonominya,” pungkasnya.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *