Metro Kota

Hindari Narkoba, Pelajar SMPN 18 dan SD Islam Insan Unggul Kendari Ikuti Studi Tour Edukatif ke BNNP Sultra

124
×

Hindari Narkoba, Pelajar SMPN 18 dan SD Islam Insan Unggul Kendari Ikuti Studi Tour Edukatif ke BNNP Sultra

Sebarkan artikel ini
Foto bersama pelajar SMPN 18 dan SD Islam Unggul Kendari usai Studi Tour di BNNP Sulawesi Tenggara.

Kendari, Sulawesi Tenggara – Upaya penanaman kesadaran akan bahaya narkoba sejak dini dilakukan oleh SMPN 18 Kendari dan SD Islam Insan Unggul Kendari melalui kegiatan studi tour edukatif ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan siswa tentang Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Total 16 siswa dari SMPN 18 dan 69 siswa dari SD Islam Insan Unggul, didampingi oleh lima guru termasuk Kepala Sekolah SD Islam Insan Unggul, mengikuti seluruh rangkaian kunjungan dengan antusias.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Bidang Pencegahan BNNP Sultra, M. Syarif Ramba, SKM., M.Kes., mengapresiasi inisiatif sekolah dalam melaksanakan kegiatan edukasi ini.

Ia menegaskan pentingnya langkah pencegahan mengingat tren peningkatan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

“Kegiatan seperti ini sangat krusial, terutama bagi generasi muda kita, untuk membentengi diri dari ancaman narkoba yang semakin nyata,” ujar Syarif Ramba.

Selama kunjungan, para siswa tidak hanya mendengarkan sosialisasi mendalam tentang jenis-jenis narkoba, dampak fisik dan psikologisnya, serta strategi pencegahan dari penyuluh BNNP Sultra, tetapi juga berkesempatan mengunjungi dua fasilitas penting: Rumah Tahanan (Rutan) BNN dan Klinik Pratama BNN.

Kunjungan ke Rutan BNN memberikan gambaran nyata kepada siswa tentang konsekuensi hukum dan kehidupan di balik jeruji besi akibat penyalahgunaan narkoba.

Pengalaman ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran dan kehati-hatian yang mendalam pada diri mereka.

Antusiasme siswa terlihat jelas melalui keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab dan diskusi.

Banyak dari mereka yang menyatakan bahwa kunjungan ini membuka mata mereka terhadap bahaya narkoba dan memotivasi mereka untuk menjadi agen anti-narkoba di lingkungan sekolah dan keluarga masing-masing.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang Bersih Narkoba (Bersinar).

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *