Nasional

Bangun Budaya Cinta Lingkungan, PT Vale Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Sekolah Dasar Morowali

98
×

Bangun Budaya Cinta Lingkungan, PT Vale Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Sekolah Dasar Morowali

Sebarkan artikel ini
PT Vale gencar melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada murid terkait pengelolaan lingkungan.

Morowali, Sulawesi Tengah – Dalam upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”) Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menggencarkan program Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat melalui kegiatan bertajuk “Murid Cinta Lingkungan: Kelola Sampah dengan Bijak”.

Program ini secara khusus ditujukan kepada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di 13 Desa binaan PT Vale. Selama lebih dari satu bulan, terhitung sejak 13 Agustus hingga 17 September 2025, PT Vale telah mendatangi 12 Sekolah Dasar yang tersebar di wilayah Kabupaten Morowali, termasuk Siumbatu, Dampala/Lele, Bahomotefe, Bahomoahi, Kolono, Ululere, hingga Lahuafu.

Melalui pendekatan edukatif, interaktif, dan menyenangkan, PT Vale IGP Morowali memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya mengelola sampah secara bertanggung jawab.

Generasi muda diajak untuk memahami dan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus internalisasi nilai-nilai 5K (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, Ketertiban, dan Keindahan) dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini disambut dengan tanggapan positif dan antusiasme tinggi dari para siswa-siswi. Mereka tidak hanya menerima materi edukatif, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan kuis-kuis seputar lingkungan yang bertujuan menambah wawasan.

Wafir, Head of Bahodopi Project PT Vale IGP Morowali, mengungkapkan bahwa program ini adalah langkah strategis untuk membangun budaya cinta lingkungan yang dimulai dari sekolah.

“Kami percaya bahwa pendidikan lingkungan harus dimulai sejak dini. Anak-anak adalah agen perubahan masa depan. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa-siswi dapat menjadi pelopor kebersihan, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar,” ujar Wafir.

Lebih lanjut, program pengelolaan sampah ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Perusahaan untuk mewujudkan Desa-Desa dampingan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, serta memperkuat sinergi antara sekolah dan masyarakat.

Apresiasi turut disampaikan oleh Ibu Fatmawati Laima, Kepala Sekolah SDN Nambo, salah satu lokasi sosialisasi.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PT Vale. Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Materi yang disampaikan mudah dipahami, dan materi yang disajikan bisa langsung dipraktikkan oleh siswa-siswi untuk memilah sampah sesuai jenisnya. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena sangat bermanfaat untuk membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan,” tuturnya.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan di SDN Lahuafu pada 17 September 2025, PT Vale IGP Morowali menegaskan bahwa program “Murid Cinta Lingkungan: Kelola Sampah dengan Bijak” tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai positif yang akan menjadi bekal hidup anak-anak di masa depan.

Langkah kecil ini diharapkan mampu membawa dampak besar dalam menciptakan Desa yang lebih hijau dan berdaya.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *