Nasional

Pasca Kebocoran Pipa, PT Vale Gencarkan Pemulihan dan Tangani 162 Aduan Warga di Towuti

199
×

Pasca Kebocoran Pipa, PT Vale Gencarkan Pemulihan dan Tangani 162 Aduan Warga di Towuti

Sebarkan artikel ini
PT Vale aktif menerima aduan masyarakat terdampar kebocoran pipa di Towuti Luwu Timur.

Luwu Timur – Tiga belas hari setelah insiden kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Luwu Timur, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus mempercepat upaya pemulihan, baik dari sisi lingkungan maupun penanganan keluhan warga.

Dengan fokus pada pembersihan, transparansi, dan kolaborasi, perusahaan ini berupaya mengembalikan kondisi normal di wilayah terdampak.

Sejak hari pertama kebocoran, PT Vale mengerahkan tim tanggap darurat, kontraktor, dan ratusan warga setempat.

Mereka bekerja 24 jam sehari untuk membersihkan aliran sungai yang tercemar di Desa Lioka, Langkea Raya, Baruga, Wawondula, Matompi, hingga Timampu.

Aroyos, warga Dusun Molindowe, Desa Lioka, yang pertama kali menemukan kebocoran, mengakui kecepatan respons perusahaan.

“Sawah saya terdampak, ternak juga. Tapi respons PT Vale sangat cepat. Dari hari pertama langsung sigap, melibatkan kontraktor dan masyarakat, mati-matian untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Prioritaskan Keluhan dan Keterbukaan

Hingga hari ke-13, PT Vale telah menerima 162 aduan resmi dari masyarakat melalui Posko Pengaduan di Kantor Camat Towuti, Posko Tambahan di Desa Timampu, dan layanan hotline 24 jam.

Aduan yang masuk mencakup berbagai isu, mulai dari dampak pada lahan pertanian, masalah akses air bersih, hingga keluhan kesehatan. Pendekatan transparan ini memungkinkan setiap keluhan ditindaklanjuti secara langsung.

Salah satu aduan tentang aroma menyengat di Dusun Molindowe, misalnya, segera direspons dengan pengerahan tim medis dan tim industrial hygiene untuk memeriksa kesehatan warga dan mengukur kualitas udara.

Masikua, salah satu warga, merasakan langsung manfaatnya. “Sekarang sudah berangsur pulih. Kalau di dalam rumah, bau sudah tidak tercium lagi, beda dengan minggu lalu. Saya senang, merasa ada perhatian, tidak dibiarkan begitu saja,” katanya.

Kerja Sama Jangka Panjang

Pemulihan di Towuti tidak hanya berhenti pada penanganan darurat. PT Vale telah menyusun kerangka pemulihan jangka pendek, menengah, dan panjang, berdasarkan rekomendasi tim ahli independen dan arahan dari Pemerintah Daerah Luwu Timur.

Endra Kusuma, Head of External Relations PT Vale Indonesia Tbk, menegaskan komitmen perusahaan.

“Komitmen kami masih sama: memastikan keselamatan warga dan pemulihan lingkungan melalui koordinasi intensif, kolaborasi, dan keterbukaan. Setiap aduan masyarakat adalah prioritas, dan kami akan terus hadir sampai Towuti benar-benar pulih,” tegasnya.

Dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pembersihan dan penanganan aduan, proses pemulihan ini menjadi upaya kolektif yang bertujuan untuk mengembalikan kehidupan normal di Towuti.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *