BERITA INDONESIA — Lonjakan kepadatan di Arab Saudi mulai berdampak pada skema pemberangkatan umrah di tanah air.
Manajemen travel umrah Tajak Ramadhan Grup (TRG) mengonfirmasi adanya penyesuaian biaya layanan akibat melambungnya harga berbagai fasilitas pendukung di Tanah Suci.
Meski diterpa situasi yang cukup menantang, TRG memberikan jaminan bahwa seluruh jamaah akan tetap diberangkatkan sesuai komitmen perusahaan.
Humas Tajak Ramadhan Grup, Diman, mengungkapkan bahwa situasi di Arab Saudi saat ini sedang dalam kondisi sangat padat (crowded).
Hal ini menyebabkan perencanaan anggaran awal yang telah disusun jauh-jauh hari harus berhadapan dengan realita kenaikan harga layanan yang signifikan secara mendadak.
“Penambahan biaya ini dipicu kondisi di Saudi yang sangat padat. Hampir seluruh layanan mengalami kenaikan harga sehingga tidak lagi sesuai dengan proyeksi awal kami,” jelas Diman saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).
Menanggapi isu penambahan biaya, Diman menegaskan bahwa pihak manajemen mengedepankan prinsip transparansi.
TRG tidak melakukan pembebanan secara sepihak, melainkan melalui proses komunikasi yang terbuka dengan para jamaah.
* Tanpa Paksaan: Jamaah diberikan penjelasan mengenai kondisi riil di Saudi dan ditawarkan opsi-opsi yang tersedia.
* Prioritas Utama: Fokus utama perusahaan adalah memastikan jamaah sampai ke Tanah Suci dan menjalankan ibadah dengan tenang.
* Keadaan Saat Ini: Sebanyak 200 jamaah asal TRG dilaporkan sudah berada di Arab Saudi dan tengah melaksanakan rangkaian ibadah umrah dengan lancar.
TRG menyatakan akan terus melakukan koordinasi ketat dengan penyedia layanan di Saudi untuk mengantisipasi mobilitas yang semakin tinggi.
Komitmen “Jamaah Tetap Berangkat” menjadi pegangan utama manajemen di tengah fluktuasi harga global saat ini.
“Intinya, apa pun kondisinya, kami berkomitmen penuh untuk memberangkatkan jamaah,” pungkas Diman.
Editor : Agus Setiawan












