Metro Kota

Distan Kendari Gencarkan ‘Kendari Berkebun’ Dukung Swasembada Pangan Keluarga

136
×

Distan Kendari Gencarkan ‘Kendari Berkebun’ Dukung Swasembada Pangan Keluarga

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pertanian Kota Kendari terus mendorong inisiatif “Kendari Berkebun” sebagai solusi strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan dari lahan terbatas di wilayah perkotaan.

Program ini berfokus pada konsep Urban Farming, yakni kegiatan bercocok tanam dan beternak di dalam atau sekitar wilayah perkotaan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Makmur, menjelaskan bahwa Kendari Berkebun adalah upaya untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan, fasilitas umum, dan ruang terbuka untuk kegiatan berkebun produktif.

“Urban Farming ini bukan sekadar hobi, tapi menjadi langkah nyata untuk meningkatkan Ketahanan pangan Lokal, mengendalikan inflasi, dan menciptakan ruang hijau produktif di tengah kota,” ujar Makmur dalam kegiatan edukasi urban farming u ang digelar Rumpun Perempuan Sultra, Rabu (29/10/2025).

Pemanfaatan Lahan Sempit dan Bahan Organik

Program ini menekankan pada pemanfaatan pekarangan atau lahan terbatas di sekitar rumah untuk menanam jenis sayuran dan bumbu dapur yang sering digunakan, seperti bayam, kangkung, tomat, cabai, kemangi, daun bawang, dan serai.

Teknik yang dianjurkan meliputi Penggunaan media tanam dalam polibag, Teknik vertikultur (berkebun vertikal), dan Teknologi hidroponik dan akuaponik.

Lebih lanjut, Makmur juga menyoroti pentingnya penggunaan bahan-bahan organik untuk mewujudkan pangan sehat bebas zat kimia.

“Kami mengajarkan masyarakat untuk memanfaatkan limbah rumah tangga, seperti sisa sayuran, ampas kopi/teh, cangkang telur, dan air cucian beras, menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dan pestisida nabati,” tambahnya.

Pendampingan dan Pelatihan Teknis Berkelanjutan

Dinas Pertanian Kota Kendari secara aktif melaksanakan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian masyarakat. Pendekatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan memberikan manfaat ekonomi.

Upaya yang dilakukan meliputi, Pembuatan Demonstrasi Plot (Demplot) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan dan Pembuatan Display Kebun di sekitar Kantor Dinas Pertanian.

Selanjutnya, Penyuluhan dan Pelatihan Teknis kepada masyarakat melalui Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan komunitas lainnya, dan Pemberian bantuan Benih/Bibit unggul kepada masyarakat di wilayah kelurahan.

Inisiatif “Kendari Berkebun” juga bersinergi dengan program lainnya, seperti yang terlihat dalam Pertemuan Penguatan Kelompok Konstituen dan Pemerintah Kelurahan yang membahas isu Perubahan Iklim melalui Program Kampung Iklim dan Urban Farming, yang digelar hari ini, Rabu (29/10/2025).

“Kami berharap sinergi ini dapat memperkuat kapasitas masyarakat, terutama kelompok rentan, agar mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim sambil memastikan pasokan pangan rumah tangga tetap terjamin melalui praktik Urban Farming,” tutup Makmur.

Penulis : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *