Nasional

PT Vale, Pemda Lutim, dan Poliwako Kolaborasi Kuatkan SDM Lokal, 87 Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Tiga Bidang Kunci

128
×

PT Vale, Pemda Lutim, dan Poliwako Kolaborasi Kuatkan SDM Lokal, 87 Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi Tiga Bidang Kunci

Sebarkan artikel ini
PT Vale mendukung visi pembangunan nasional Asta Cita dan menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja terampil di era hilirisasi mineral.

SOROWAKO – Dalam upaya nyata mendukung visi pembangunan nasional Asta Cita dan menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja terampil di era hilirisasi mineral, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemda Lutim), dan Politeknik Sorowako (Poliwako) meluncurkan program pelatihan kolaboratif.

Ketiga pihak tersebut menggagas Vocational Short-Term Training (VST), sebuah pelatihan vokasi intensif yang bertujuan memperkuat daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) lokal agar mampu terserap maksimal dalam peluang kerja yang melimpah akibat ekspansi industri.

Program VST ini berfokus pada tiga bidang utama yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, yaitu Pengelasan, Kelistrikan, dan Administrasi Bisnis.

Suharpiyu, Head of Sorowako Limonite Ore PT Vale, menjelaskan bahwa program ini merupakan kontribusi perusahaan dalam memastikan masyarakat lokal dapat mengambil peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.

“Kami percaya keterampilan yang relevan adalah kunci agar masyarakat lokal bisa mengambil peran strategis dalam pembangunan industri dan ekonomi daerah, sejalan dengan proyek hilirisasi di Sorowako Limonite Ore,” ujarnya.

Sebanyak 87 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri dari 57 orang dari area pemberdayaan PT Vale dan 30 orang yang diusulkan oleh Pemda Luwu Timur.

Dalam durasi dua hingga tiga bulan ke depan, para peserta akan mendapatkan bekal keterampilan praktis, sertifikat pelatihan, serta sertifikasi kompetensi resmi yang dikeluarkan oleh Poliwako.

Hariyadi Hamid, S.TP, Kepala Bidang Pemberdayaan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Luwu Timur, menegaskan pentingnya program ini sebagai prioritas Pemda dalam memperkuat daya saing SDM lokal.

“Harapan kami peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena pelatihan berbasis kompetensi adalah kunci agar Luwu Timur mampu maju dan sejahtera,” tegasnya.

Direktur Poliwako, Harjuma, menambahkan bahwa lulusan pelatihan ini akan memiliki keunggulan kompetitif.

“Peserta tidak hanya mendapat keterampilan teknis, tapi juga dua sertifikat resmi yang akan memudahkan mereka dalam melamar pekerjaan. Ini adalah langkah konkret agar lulusan siap kerja dengan standar industri,” ungkapnya.

Optimisme juga datang dari peserta. Muhammad Nur Adnan, peserta asal Desa Balambano, berharap pelatihan ini membuka pintu masa depan.

“Saya optimis bidang kelistrikan sangat dibutuhkan di masa mendatang. Semoga keterampilan ini bisa menjadi bekal saya untuk bersaing, dan program seperti ini terus berlanjut untuk membuka peluang kerja bagi generasi muda,” harapnya.

Pelatihan VST ini menjadi contoh nyata sinergi antara sektor swasta, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan dalam menyiapkan angkatan kerja lokal yang kompeten dan tersertifikasi untuk mendukung agenda hilirisasi dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *