Metro Kota

F-PRB Kota Kendari dan Kartana Giatkan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Wilayah Pesisir

116
×

F-PRB Kota Kendari dan Kartana Giatkan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Wilayah Pesisir

Sebarkan artikel ini
Relawan F-PRB Kota Kendari mengikuti pelatihan penanganan bencana di Kota Kendari.

KENDARI – Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Kota Kendari bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, Kendari Tanggap Bencana (Kartana) dan sejumlah instansi lain mengadakan Pelatihan Aktivasi Posko Penanganan Darurat Bencana Kota Kendari 2025.

Bertempat di Pantai Nambo, pelatihan yang berlangsung pada Sabtu (13/9/2025) hingga Minggu (14/9/2025) ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di kawasan pesisir dan wisata.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan relawan dari berbagai organisasi, termasuk RAPI, SAR UHO, Rumah Zakat, Simpul Relawan Indonesia, Team Kolimondi Offroad, dan beberapa lainnya.

Materi dan Simulasi untuk Relawan Tangguh

Menurut Ketua Panitia, Zulfiany Azis, hari pertama pelatihan diisi dengan pengarahan teknis dan materi rescue water atau teknik penyelamatan di air yang disampaikan langsung oleh tim Basarnas Kendari.

“Di hari pertama ini, kami memberikan pengarahan teknis serta materi pengenalan rescue water dari Basarnas,” ujar Zulfiany.

Pada hari kedua, para peserta akan terlibat langsung dalam simulasi pertolongan korban yang dipandu oleh BPBD Sulawesi Tenggara. Simulasi ini akan menguji kolaborasi antarberbagai tim relawan dan aparat kebencanaan.

Bagian dari Bulan PRB 2025

Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Oktober 2025 yang mengusung tema “Wisata Aman Bencana”.

Tujuannya adalah membangun kapasitas relawan dan masyarakat agar lebih sigap dalam situasi darurat, terutama di daerah yang rentan bencana seperti wilayah pesisir.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Kota Kendari semakin siap dalam menghadapi berbagai potensi bencana melalui peran aktif seluruh pihak, mulai dari masyarakat, relawan, hingga instansi terkait.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *