Metro Kota

Tinjau Program Makan Bergizi di Sekolah Madrasah, Kakanwil Kemenag Sultra Sebut sebagai Upaya Tingkatkan SDM

142
×

Tinjau Program Makan Bergizi di Sekolah Madrasah, Kakanwil Kemenag Sultra Sebut sebagai Upaya Tingkatkan SDM

Sebarkan artikel ini
Kakanwil Kemenag Sultra meninjau pemberian MBG di Madrasah.

Kendari – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Muhamad Saleh, meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kendari pada Senin (22/9/2025).

Dalam kunjungannya, Saleh didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sultra.

Dari hasil pantauan, program ini telah menjangkau ribuan siswa, dengan 1.215 siswa di MTsN 1 Kendari dan 902 siswa di MIN 1 Kendari menjadi penerima manfaat.

“Alhamdulillah, pada kesempatan ini saya dapat meninjau secara langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTsN 1 dan MIN 1 Kendari. Saya merasa bangga dan bersyukur melihat semangat para guru dan peserta didik dalam mengimplementasikan program yang sangat strategis ini,” ungkap Saleh.

Menurut Saleh, Program MBG merupakan langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui perbaikan gizi anak sekolah.

Selain itu, program ini juga memiliki dampak positif terhadap ekonomi kerakyatan, karena dapat memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Saleh menilai, program ini menjadi model unggulan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah. Ia yakin anak-anak madrasah akan tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing, dengan adanya integrasi antara ilmu pengetahuan umum, agama, keterampilan, dan karakter mulia.

“Peserta didik dapat memanfaatkan program MBG ini untuk tumbuh menjadi sehat dan kuat, sehingga mampu menggali potensi diri secara maksimal, baik di bidang akademik, keagamaan, maupun keterampilan hidup,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Saleh juga berpesan kepada para guru madrasah untuk terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar.

Ia berharap madrasah di Sulawesi Tenggara dapat menjadi pusat keunggulan pendidikan yang melahirkan generasi Qur’ani, unggul, moderat, dan berdaya saing global.

“Mari senantiasa berinovasi, menyesuaikan perkembangan zaman, namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal,” tambahnya.

Saleh mengajak seluruh pihak, mulai dari kepala madrasah, guru, orang tua, hingga masyarakat, untuk terus bersinergi dalam mendukung pelaksanaan Program MBG agar dapat memberikan manfaat besar bagi kemajuan pendidikan madrasah dan pembangunan bangsa.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *