Kendari, Sulawesi Tenggara — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar patroli skala besar yang berfokus pada pendekatan humanis.
Patroli yang dilaksanakan pada Rabu malam, 3 September 2025 ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, sebagai upaya nyata menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Kendari.
Sebanyak 250 personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk Polri, TNI, Pemerintah Provinsi, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, diterjunkan dalam kegiatan ini.
Mereka menggunakan 89 kendaraan untuk menyisir beberapa titik strategis, termasuk Pasar Anduonohu dan Jembatan Teluk Kendari.
“Patroli ini merupakan wujud komitmen kami untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Irjen Pol Didik. “Kami akan laksanakan secara berkelanjutan agar masyarakat merasa aman.”
Kapolda dan Gubernur Sapa Langsung Warga
Kehadiran rombongan patroli disambut baik oleh masyarakat. Di Jembatan Teluk Kendari, Kapolda, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, dan Ketua DPRD Sultra berinteraksi langsung dengan warga dan pedagang.
Suhardin, Ketua RW 01 Kelurahan Poasia, menyampaikan beberapa aspirasi, seperti minimnya penerangan jalan, maraknya balapan liar, dan perlunya pemasangan CCTV.
Aspirasi ini langsung ditanggapi oleh Irjen Pol Didik. Ia menyatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan pemasangan CCTV di area rawan, penyediaan tempat sampah, dan peningkatan intensitas patroli.
Rizal, seorang pedagang di Kendari Beach, mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami merasa lebih aman, jadi bisa berjualan dengan tenang,” katanya.
Kegiatan patroli yang berakhir di kawasan MTQ Kendari ini ditutup dengan pernyataan Gubernur Andi Sumangerukka.
“Mari kita jaga bersama situasi kondusif ini. Dengan kondisi aman, masyarakat dan pedagang bisa beraktivitas dengan lancar. Semua elemen harus bersinergi menjaga daerah kita,” tegasnya.
Editor : Agus Setiawan












