KENDARI – Dinas Pertanian Kota Kendari serius mendorong komoditas pertanian unggulan lokal melalui pendampingan kelompok tani.
Hal ini ditunjukkan melalui kunjungan kerja sekaligus panen perdana yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Makmur, di lokasi kelompok tani binaan yang mengembangkan budidaya jeruk manis dan madu trigona (lebah tanpa sengat), Selasa (28/10/2025).

Kadis Pertanian, Makmur, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memantau hasil kerja kelompok tani dan memastikan kualitas produk yang akan dipasarkan.
“Kunjungan kita hari ini ke kelompok tani peternak apa, pekebun madu trigona dan juga jeruk manis. Hari ini kita coba panen untuk melihat hasilnya,” ujar Makmur.
Ia menyebutkan, kebun yang dikunjungi memiliki sekitar 1.000 batang pohon jeruk manis. Panen hari ini merupakan panen perdana dari kebun tersebut.

“Kemungkinan nanti setelah kita panen hari ini, mereka sudah mulai menjualnya untuk dipasarkan di pasar-pasar di Kota Kendari,” tambahnya.
Selain jeruk, komoditas unggulan lain yang dikembangkan oleh kelompok tani ini adalah madu trigona. Makmur menjelaskan keunggulan budidaya madu trigona yang tidak memerlukan lahan yang luas.
“Madu trigona ini tidak terlalu membutuhkan lahan yang luas. Yang penting ada pohon-pohon, ada bunga-bunga, sudah bisa dikembangkan,” jelasnya.

Makmur menegaskan bahwa kelompok tani ini merupakan binaan langsung Dinas Pertanian Kota Kendari, dan pihaknya akan terus memberikan dukungan dan pendampingan untuk memaksimalkan potensi pertanian di Kota Kendari.
Penulis : Agus Setiawan












