Kendari, Sulawesi Tenggara – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kendari kembali melaksanakan panen komoditas pangan di lahan ketahanan pangan mereka, kali ini memanen jagung bersama dengan Dinas Pertanian Kota Kendari.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan.

Kepala LPKA Kelas II Kendari, Syahruddin, menjelaskan bahwa lahan ketahanan pangan yang terletak di belakang lapas anak tersebut ditanami berbagai jenis palawija atau tanaman jangka pendek.
“Di LPKA Kendari, kami punya lahan ketahanan pangan yang posisinya di belakang lapas anak. Kami tanami palawija dan tanaman jangka pendek. Ini selaras dengan perintah Pak Dirjen dan Pak Menteri agar semua UPT Pemasyarakatan punya lahan ketahanan pangan, mendukung Asta Cita Presiden Prabowo,” ujar Syahruddin.
Panen jagung ini sendiri telah memasuki hari ketiga karena penanaman sengaja dilakukan tidak serentak, melainkan simultan. Selain jagung, di lahan tersebut juga ditanam kacang panjang dan cabai.
Syahruddin menambahkan bahwa program ini lebih berfokus pada pembinaan kemandirian bagi anak binaan.
“Karena anak tidak bisa dipekerjakan, kami hanya membekali cara menanam, cara memupuk. Kami bekerja sama dengan Dinas Pertanian sebagai mitra untuk pelatihan-pelatihan,” jelasnya.
Hasil panen ini, lanjut Syahruddin, akan diberikan kepada anak binaan dan keluarga mereka, sesuai dengan slogan Pemasyarakatan, yaitu “Pemasyarakatan bermanfaat untuk masyarakat.”
Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Baruga dari Dinas Pertanian Kota Kendari, Yani Atmi, yang juga mendampingi panen, membenarkan bahwa yang dipanen adalah jagung ketan atau jagung pulut. Luasan yang dimanfaatkan kurang lebih 1 hektar.
“Kami sarankan penanamannya itu per minggu agar ketika panen tidak langsung panen satu kali. Ini adalah strategi agar tidak merugi petaninya, karena kalau panen sekaligus dan dalam skala besar di kota, kita kewalahan penjualannya,” terang Yani.
Yani Atmi juga mengungkapkan bahwa anak-anak binaan LPKA diajar untuk menjual langsung hasil panen sayuran mereka di Pasar Baru.
“Mereka diajar untuk menanam, habis itu mereka diajarkan untuk menjual di pasar baru langsung. Ini merupakan bagian dari pembinaan bagi Warga Binaan Anak,” tutup Yani.
Penulis : Agus Setiawan












