Metro Kota

Distan Kendari Gandeng BPBD Kembangkan Padi Gogo, Dorong Konsep Pertanian Aman Bencana

889
×

Distan Kendari Gandeng BPBD Kembangkan Padi Gogo, Dorong Konsep Pertanian Aman Bencana

Sebarkan artikel ini
Kadis Pertanian Kota Kendari Makmur didampingi Kepala BPBD Kendari Cornelius Padang panen padi Gogo di Lahan Percontohan BPP Puuwatu, Selasa (21/10/2025). Foto : Agus Setiawan

Kendari, Sulawesi Tenggara – Dinas Pertanian Kota Kendari mengambil langkah maju dalam mewujudkan ketahanan pangan lokal dengan menggalakkan budidaya padi gogo, varietas yang dikenal tahan terhadap kekeringan.

Inisiasi percontohan yang dikembangkan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Puuwatu ini kini diperkuat dengan kolaborasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, menonjolkan konsep “Padi Gogo Aman Bencana.”

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Makmur, mengapresiasi kinerja BPP Puuwatu yang sukses membudidayakan padi gogo sebagai solusi menghadapi tantangan iklim.

“Untuk BPP Puuwatu, mereka mengembangkan budi daya padi gogo yang tahan kering. Dari luasan dua area ini, perkiraan panen kita (gabah kering) sekitar 100 kilo. Dari segi hasil, ini bisa luar biasa,” tutur Makmur usai meninjau BPP Puuwatu, Selasa (21/10/2025).

Padi Gogo: Jawaban untuk Lahan Kering dan Resiliensi Bencana

Makmur menjelaskan bahwa pengembangan padi gogo ini diarahkan untuk pemanfaatan lahan-lahan kering di Kota Kendari, sekaligus sebagai strategi mitigasi risiko.

“Memang sengaja kami arahkan BPP Puuwatu untuk mengembangkan padi gogo. Ini bukan hanya soal panen, tapi bagaimana kita punya komoditas pangan yang resilient (tangguh) terhadap perubahan iklim ekstrem, seperti kekeringan,” jelasnya.

Konsep Padi Gogo Aman Bencana yang digagas bersama BPBD bertujuan menjadikan komoditas ini sebagai basis ketahanan pangan darurat yang tidak bergantung pada irigasi sawah.

Rencananya, dari lahan percontohan yang menghasilkan 50 kg gabah kering panen ini, akan dilanjutkan dengan pembibitan massal.

“Nanti ke depannya, kita akan coba melakukan pembibitan dengan padi gogo ini dan berkoordinasi dengan BPBD agar lahan kering di Kendari bisa ditanami padi, mengurangi risiko gagal panen akibat bencana kekeringan,” tegas Makmur, seraya menambahkan bahwa laporan detail akan disampaikan kepada Walikota.

Selain fokus pada padi gogo, BPP Puuwatu juga aktif mendukung program Kendari Berkebun dengan mengembangkan hortikultura, sayur-sayuran, dan jagung.

Inovasi teknologi yang diterapkan termasuk sistem pengairan sprinkle dan pemanfaatan sistem akuaponik, di mana air dari kolam ikan digunakan untuk menyirami tanaman, menciptakan siklus pertanian yang berkelanjutan dan efisien.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *